FCC tolak use phone on flight

Berita Pilihan: Begini Tanggapan FCC setelah Ada Wacana Panggilan Suara Saat Terbang

Ada wacana yang membolehkan para penumpang pesawat melakukan panggilan suara saat di terbang / dalam pesawat, dan itu direspon dengan tegas oleh Lembaga komisi komunikasi Amerika Serikat (FCC) dan menyatakan menolak.

Selain FCC, pilot dan pramugari sangat menentang wacana penggunaan telepon saat berada di dalam perjalanan menggunakan pesawat. (dikutip dari Phone Arena).

Pada 2013, FCC sebenarnya sudah membahas wacara ini pada tahun 2013. melihat rencana yang akan memungkinkan panggilan dalam penerbangan berlangsung di atas 10.000 kaki yang merupakan aturan di beberapa negara Eropa.

Namun, hal itu menyebabkan pelanggan pesawat terbang melawan balik gagasan tersebut karena mereka membayangkan dipaksa duduk di sebelah orang yang mengoceh dengan keras di perangkat mereka.

Hal senada juga diungkapkan anggota komisi yang memperkirakan bahwa jika proposal tersebut dibiarkan lolos, penumpang yang menggunakan telepon mereka di tengah penerbangan dapat menghadapi amukan dari orang lain yang berada pada penerbangan yang sama.

Pada 2017, Ketua FCC Ajit Pai, yang ditunjuk oleh Presiden AS Donald Trump, mengisyaratkan bahwa badan tersebut tidak akan mengizinkan proposal itu lolos.

Selain menjaga kesopanan di pesawat, pembatasan penggunaan ponsel saat berada di dalam pesawat dirancang untuk mencegah perangkat mengganggu peralatan yang digunakan oleh pilot untuk komunikasi, kontrol penerbangan dan navigasi.

Pada tahun yang sama, juru bicara asosiasi pramugari, Taylor Garland, memperjelas posisi asosiasi tersebut. “Kami sangat menentang panggilan suara di pesawat,” ujar dia. Pramugari Frontier Airlines, Cassandra Michele Brown, khawatir penumpang tidak dapat mengikuti arahan pramugari jika pesawat perlu dievakuasi karena sibuk dengan ponsel mereka.

Walaupun penumpang pesawat terbang tidak dapat melakukan atau pun menerima panggilan saat terbang dengan pesawat komersial, Ada beberapa maskapai penerbangan exsklusif, seperti Jet Blue, yang memiliki fasilistas Wifi gratis / berbayar bagi penumpangnya yang memungkinkan mereka mengirim dan menerima pesan teks menggunakan aplikasi, bukan koneksi seluler, misalnya iMessage dan WhatsApp.(sumber: Antaranews.com)